
Seorang pemuda larut dalam
khayalannya seakan mengulang kembali rekaman kehidupannya jauh ke
belakang, “Dulu aku pernah bepergian ke negara-negara eropa setiap musim
panas. Di sana aku larut dalam perbuatan maksiat dan dosa demi
memuaskan nafsu birahi dan memenuhi keinginan perut.
Setelah itu, aku
pulang ke negeriku sembari menyayangkan apa yang telah aku lakukan. Aku
hanya menjadikan dunia sebagai ladang untuk bersenang-senang...